Penyembuhan Jiwa Dimulai Saat Kau Berhenti Menyalahkan Takdir

๐ŸŒฟ “Penyembuhan Jiwa Dimulai Saat Kau Berhenti Menyalahkan Takdir”

Pernahkah kamu merasa lelah…
bukan karena aktivitas,
tapi karena berperang dengan kenyataan hidup?

  • Ditolak saat kamu tulus…

  • Dikhianati oleh orang yang paling dipercaya…

  • Ditinggal dalam kondisi paling butuh…

  • Atau diuji bertubi-tubi tanpa sempat bernapas lega…

Dan tanpa sadar…
kamu mulai menyalahkan takdir.

“Kenapa aku, ya Allah?”
“Kenapa hidupku begini terus?”
“Orang lain santai, aku terus disakiti…”

Hati itu sakit…
tapi bukan karena takdir,
melainkan karena jiwa belum ridha dan belum sembuh.


๐Ÿ”ฅ Menyalahkan Takdir, Jalan Menuju Patah Hati yang Panjang

Saat kita terus mempersalahkan takdir,
kita sebenarnya menyimpan racun dalam hati.

  • Sulit menerima kenyataan

  • Selalu merasa hidup orang lain lebih enak

  • Ibadah terasa hambar karena kecewa pada-Nya

  • Hati jadi keras, susah menangis

  • Dan akhirnya: tubuh ikut sakit

Inilah pintu masuk gangguan jin dan sihir.
Karena mereka suka hati yang kosong dan marah pada Allah.


๐Ÿง  Luka Jiwa Tak Akan Sembuh Kalau Terus Disangkal

Jiwa yang luka perlu diakui, bukan ditutupi.
Perlu dirangkul, bukan dihakimi.
Perlu disucikan, bukan sekadar dilupakan.

“Dan Kami tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.”
(QS. An-Nahl: 33)

Penyembuhan tak terjadi di rumah sakit.
Ia terjadi saat kamu berdamai dengan takdirmu.
Saat kamu berkata dengan ikhlas:
“Ya Allah, aku terima semua yang Kau tetapkan… karena aku tahu Engkau Maha Baik.”


๐ŸŒธ Tazkiyatun Nafs: Membersihkan Hati dari Racun Takdir

Kamu bisa mulai dari sini:

✅ Berhenti membandingkan hidupmu dengan orang lain
✅ Syukuri satu hal kecil hari ini
✅ Peluk dirimu sendiri, minta maaf pada dirimu
✅ Berkata, “Takdir Allah pasti mengandung rahmat, walau aku belum tahu sekarang”

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu…”
(QS. Al-Baqarah: 216)


๐Ÿ›ก️ Ruqyah Jiwa: Obat Spiritual untuk Luka Tak Terlihat

Jika kamu merasa berat menerima kenyataan,
mungkin jiwamu sedang tertutup oleh debu dosa dan gangguan ghaib.

Self-Ruqyah untuk Ridha kepada Takdir:

  1. Ambil wudhu dan duduk dalam keadaan tenang

  2. Bacalah:

    • Al-Fatihah

    • Ayat Kursi

    • Al-Ikhlas

    • Al-Falaq

    • An-Naas

    • QS. Al-Hadid: 22-23

      “Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam Kitab…”

  3. Tiupkan ke tangan, usapkan ke wajah dan dada

  4. Katakan dari hati:
    “Ya Allah, aku terima takdir-Mu. Ajari aku untuk ridha, sembuhkan aku dari kecewa.”

  5. Ulangi setiap malam sebelum tidur, minimal 7 hari


๐Ÿ•Œ Pelatihan & Terapi Ruqyah Gratis – Setiap Pekan

๐Ÿ“Œ Offline: Setiap Sabtu pagi
๐Ÿ“Œ Online: Ahad malam – Senin malam
๐Ÿ“ฒ Info lengkap akan dibagikan di grup bimbingan:

๐Ÿ‘‰ Gabung Grup Bimbingan Ruqyah


☎️ Konsultasi atau Ruqyah Privat?

๐Ÿ“ž Silakan hubungi langsung: 0819-9192-9711 (Ustadz Abdul Muis)


❤️ Sembuhkan Dirimu, Lalu Bantu Orang Lain

Ada banyak orang yang menyimpan luka…
dan diam-diam menyalahkan Allah, tanpa sadar.

Bagikan artikel ini ke media sosial dan grup WA-mu.
Mungkin dari satu klikmu, Allah sembuhkan satu hati yang hampir putus asa.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

cara membuat Air ruqyah

10 Ciri Anda Butuh Ruqyah dan Tidak Sadar

Luka Psikis dan Trauma yang Tak Kunjung Sembuh, Bisa Jadi Ini Bukan Sekadar Psikologi”